21.31.
Masih di halaman 306 nonfiksi coretan Donna Williams
mengenai kisah nyata gadis autistik. Dan itu bukan halaman penghabisan, dan
membacanya-pun butuh pengulangan beberapa kali.
Entah kenapa bacaan seperti itu terhampar di keinginan saya
untuk dibaca, awalnya karena buku yang lain belum hatam- selalu seperti itu
sih. Tulisannya blak-blakan, memberikan kisah perjalanan hidup yang “luar biasa”,
ia memetakan peta dari sebuah dunia yang paling sulit dijamah, sebuah kesaksian
memesona mengenai kecerdasan yang tak lekang oleh derita mental. Dari sini pun
saya sadar bahwa kita memang memahami segala sesuatu secara pribadi, berbeda,
segala sesuatu terinterpretasi atas dasar pemahaman pribadi, terkhusus para
penderita autistic yang sulit menyerap ajaran dari luar. It’s just another
interesting thing I wanna know. Skip.

0 Comment(s):
Post a Comment