Wednesday, April 1, 2015

Slightly feel about...



A friend is exist in your life, once in a life time
But I never see bestfriend
Once or more times I had good friends
I believe in them
I didn’t want to depend on them
Bestfriends are temporary
And, good friends ?
..................................................................................................................................................................
Karena telah tertatih dentang itu bergoyang
Dan telah menjadi puing pula pikiran-pikiran yang tadinya ter-cap idealis
Masihkah semuanya berpijak pada independensinya masing-masing
Tengok saja, semua berputar dalam kepentingan semu terbalut kepedulian
Sudikah ?
Relakah ragamu mengabdi pada tanah yang kau gemborkan kaya ini ?
Kaya alamnya, kaya budayanya, ragam rupa manusianya, ragam rupa kelicikannya
Haha...
Rutinitas yang benar-benar rutin
..................................................................................................................................................................
Bila memang semuanya telah tergores rapih diatas kertas sang Ilahi
Mengapa masih saja kau mengupayakan mendapatkannya ?
Yang Maha Merajai se-dunia yang tak kutahu ujungnya ini,
Aku bergeming mempertanyakan segala hal, mungkin tidak segalanya secara keseluruhan, namun ini banyak, uhh
Karena aku bertanya, haruskah aku sendiri yang mendapatkan jawabannya ?
Jawab !
Menarilah, menari selepas ombak berjaya di lautan
Menari serasa angin membuaimu
Menari, menari, menarilah pikiran-pikiran yang tak terarah dan temukan satu arah
Yang bersahaja, yang menemanimu, menuntunmu ke keinginanmu
Kamu bebas
Sebebas...
Ahh tak ada analogi yang akan tepat menggambarkan kebebasanmu...
Untukmu yang sejatinya sedang mencari jawaban atas segalanya


 Dinda, A

0 Comment(s):